Senin, 28 Maret 2011

Program Latihan Tahunan Sekolah Model Olahraga

PROGRAM LATIHAN TAHUNAN SEKOLAH MODEL OLAHRAGA
SMP NEGERI 2 NGAMPRAH KABUPATEN BANDUNG

            Program latihan tahunan (PLT) merupakan alat atau pegangan yang penting bagi pelatih untuk dijadikan pedoman dalam merencanakan latihan selama satu tahun (atau untuk suatu program jangka waktu yang lama.  Harsono (2004:9).  Oleh karena itu, program latihan yang disusun oleh pelatih mempunyai fungsi dan manfaat yang besar bagi pembinaan atlet, sehingga atlet akan mampu mencapai puncak prestasinya sesuai dengan yang diharapkan.

A. Pentingnya Program Latihan
            Dalam menghadapi suatu event pertandingan atau perlombaan olahraga, baik event tingkat sekolah, gugus, kabupaten, propinsi, nasional maupun internasional, setiap pelatih cabang olahraga dituntut untuk dapat mempersiapkan atletnya dengan baik agar atlet yang dilatihnya akan mampu berprestasi dan memenangkan event olahraga tersebut.
            Pelatih cabang olahraga tersebut harus membuat program latihan yang baik dan  sistematis dengan menggunakan hukum-hukum, prinsip-prinsip, dan metode pelatihan yang benar sehingga akan mampu meningkatkan aspek fisik, teknik, taktik, dan mental atletnya.
            Program latihan yang disusun akan lebih memudahkan pelatih dan atlet untuk menjalani proses melatih dan berlatih dalam jangka waktu tertentu.  Dan menjadikan pelatih lebih mengetahui tentang apa-apa yang harus diperbuatnya dalam pelaksanaan latihan dalam sesi-sesi latihan yang dilakukannya.  Pelatih akan selalu memberikan materi latihan yang sesuai dan tepat dengan tahap-tahap latihan yang sedang berlangsung pada saat dan waktu yang tepat.

B. Tahap-Tahap Latihan
            Program Latihan Sekolah Model Olahraga SMP Negeri 2 Ngamprah Kabupaten Bandung disusun untuk menghadapi event pertandingan atau perlombaan tingkat sekolah, gugus, kabupaten, propinsi, dan tingkat nasional ini menggunakan waktu 1 tahun, yang dibagi-bagi ke dalam sejumlah tahap atau periode latihan, siklus makro (bulanan), mikro (mingguan), dan sesi-sesi latihan harian.
            Program latihan tahunan yang kami buat adalah sebagai berikut :
1.      Tahap Persiapan (Preparation Period)
            Tahap Persiapan Umum
            Tahap Persiapan Khusus
2.      Tahap Pertandingan (Competition Period)
            Tahap Pra Pertandingan (TPP)
            Tahap Pertandingan Utama (TPUT)
3.      Tahap Transisi (Transition Period)
C. Karakteristik Tahap-tahap Latihan
1.      Tahap Persiapan Umum (TPU)
      a.  Sasaran :
-  Membangun     dasar-dasar    kebugaran     fisik     dan    kemampuan
    biomotorik   yang kokoh (solid) : daya tahan, kekuatan, fleksibilitas.
-          Memperbaiki kesalahan-kesalahan elemen teknik dasar atletik, futsal,  bola basket, dan bola voli.
-          Memperbaiki kesalahan-kesalahan dari taktik atletik, futsal, bola basket, dan bola voli.
 -    Mengembangkan   unsur   disiplin,  loyalitas,  motivasi    berlatih,  
       serta   kerjasama tim.
b. Karakteristik :
          -     Latihan Fisik dominant (70 %)
          -     Latihan Teknik (30 %)
          -    Volume  latihan  tinggi,   ditingkatkan  secara  bertahap  sampai
                sekitar 80 %, intesitas latihan 60 % - 70%.
2.     Tahap Persiapan Khusus (TPK)
        a. Sasaran
                     -    Pengembangan  unsur-unsur  fisik  dasar  yang  telah   dikembangkan  
                          di TPU    dikonversikan    menjadi     unsur   fisik  yang    lebih  tinggi  
                           kualitasnya  dan lebih  spesifik  cabang  olahraga  atletik,  futsal, bola
                           basket, dan bola   voli.   (Stamina,   agilitas,  mobilitas,  power,  daya
                           tahan otot, kecepatan).
-   Penyempurnaan  elemen-elemen   teknik   dasar   atletik,   futsal, bola
     basket,  dan bola voli.
-   Penyempurnaan elemen-elemen taktik atletik, futsal, bola basket, dan
     bola voli.
-   Peningkatan konsentrasi, semangat berlatih,kerjasama tim, semangat
     juang.
         b. Karakteristik
             - Latihan Fisik 50 %
             - Latihan Teknik 40 %
             - Taktik 10 %
             - Volume  latihan   masih   naik   secara  progresif sampai kira-kira mendekati
                akhir    TPK
             - Di  akhir TPK, intensitas meningkat secara progresif
             - Uji Coba / pertandingan sudah dilaksanakan pada akhir TPK
3. Tahap Pra Pertandingan
     a. Sasaran :
           -   Pemeliharaan  dan   peningkatan   unsur-unsur   fisik   yang spesifik  seperti 
                 stamina, power, daya tahan otot, kelincahan, kecepatan
            -   Peningkatan kombinasi    dan    rangkainan   berbagai  teknik  dasar  atletik, 
                 futsal, bola basket, dan bola voli
            -   Penyempurnaan  manuver-manuver taktik  atletik,  futsal,  bola  basket,  dan 
                 bola voli
            -   Peningkatan kerjasama tim,  semangat  bertanding,  pantang  menyerah, dan
                sportivitas.
       b. Karakteristik :
            -   Latihan Fisik 30 %
            -  Latihan Teknik (50 % - 40 %)
            -  Latihan Taktik (20 % - 30 %)
            -  Volume latihan menurun, namun intensitas tetap tinggi
            -  Unloading singkat sebelum uji coba
4. Tahap Pertandingan Utama (TPUT)
    a. Sasaran :
            -   Mempertahankan    kondisi   yang   telah    dikembangkan    di   tahap-tahap
                 sebelumnya
            -   Penyempurnaan dan konsolidasi teknik
            -   Peningkatan       semangat      bertanding,     kepercayaan     diri,      pantang  
                 menyerah,  kerjasama tim
   b. Karakteristik :
            -   Latihan Fisik 20 %
            -   Latihan Teknik 30 % - 20 %
            -   Latihan Taktik 50 % - 60 %
            -   Volume latihan menurun
            -   Intensitas naik secara progresif, bisa sampai 90 %
            -   Unloading 14 hari sebelum hari H
5. Tahap Transisi
    a. Tujuan :
                 Untuk memberikan istirahat mental, relaksasi, dan regenerasi biologic.
    b. Karakteristik :
             -   Istirahat aktif
             -   Lakukan di tempat lain dan suasana baru
             -   3 – 5 kali seminggu dengan latihan-latihan ringan
D.  Komponen- Komponen Latihan
      1. Latihan Fisik
Program latihan fisik atlet memegang peranan yang sangat penting dalam suatu proses latihan, karena dengan kondisi kesegaran jasmani dan kemampuan fungsional dari system tubuh yang baik maka :
a.       akan ada peningkatan dalam kemampuan system sirkulasi dan kerja jantung
b.      akan ada peningkatan dalam kekuatan, kelentukan, stamina, kecepatan, dan lain-lain komponen kondisi fisik
c.       akan ada ekonomi gerak yang lebih baik pada waktu latihan
d.      akan ada pemulihan yang lebih cepat dalam organ-organ tubuh setelah latihan
e.       akan ada respons yang cepat dari organisme tubuh kita apabila sewaktu-waktu respons demikian diperlukan. (Harsono:1988).
      2. Latihan Teknik
Kemampuan teknik dasar atletik, futsal, bola basket,  dan bola voli mutlak perlu dikuasai oleh atlet.  Kesempurnaan penguasaan teknik-teknik dasar akan menentukan koordinasi gerakan teknik secara keseluruhan.  Untuk itu gerakan dasar dari setiap teknik harus dilatih untuk dikuasai secara baik dan benar.
      3. Latihan Taktik           
Seorang atlet harus dapat menerapkan taktik dan strategi yang disusun oleh pelatihnya.  Untuk itu latihan yang ditujukan untuk meningkatkan daya tahan interpretive atau daya tafsir perintah harus diberikan pelatih.
      4. Latihan Mental           
            Dalam keadaan-keadaan tertentu, aspek psikis menjadi sangat dominant, sehingga jika tidak diberi perhatian khusus akan berakibat fatal terhadap prestasi atlet yang bersangkutan.  Kemampuan fisik, teknik, dan taktik yang baik, jika tidak ditunjang dengan kondisi mental yang baik, maka prestasi puncak yang diharapkan akan sulit untuk dicapai.   
E. Prinsip-Prinsip Latihan
            Dalam latihan yang dilaksanakan, pelatih harus mengetahui dan menggunakan prinsip-prinsip latihan.  Dengan menggunakan prinsip-prinsip latihan ini, maka pelatih dan atlet akan dapat lebih cepat meningkatkan prestasinya oleh karena akan lebih memperkuat keyakinannya akan tujuan-tujuan sebenarnya dari tugas-tugas serta latihan-latihannya.  (Harsono:1988).
Beberapa prinsip dan asas latihan yang diperlukan dan akan digunakan dalam program latihan cabang olahraga atletik, futsal, bola basket, dan bola voli adalah sebagai berikut :
1.      Prinsip Beban Lebih (Overload Principle)
2.      Prinsip Individualisasi
3.      Prinsip Kembali Asal (Reversibility)
4.      Densitas Latihan
5.      Prinsip Spesifik
6.      Prinsip Pemulihan (Recovery)
7.      Variasi Latihan
8.      Intensitas Latihan
9.      Volume Latihan
10.  Kualitas Latihan
11.  Asas overcompensasi

  




RENCANA PROGRAM PEMBINAAN
SEKOLAH  MODEL OLAHRAGA SMP NEGERI 2 NGAMPRAH
KABUPATEN BANDUNG BARAT


NO
MATERI KEGIATAN
SASARAN     KEGIATAN 
TEMPAT KEGIATAN
PELAKSANAAN
RAB
KET
1
Koordinasi Organisasi        
Pengurus – Pelatih – Atlet
SMPN 2 Ngamprah
1 Minggu 1 kali


2
Pengadaan sarana dan prasarana
Pengadaan, perbaikan dan menginventarisir kelengkapan sarana prasarana latihan
SMPN 2 Ngamprah
Januari – Maret 2010


3
Seleksi calon atlet tiap cabang olahraga          
Menginventarisir siswa berbakat tiap cabor
SMPN 2 Ngamprah
Januari – Maret 2010




  4
Kegiatan Latihan Rutin Percabang Olahraga
Meningkatkan kemampuan fisik, teknik, taktik, dan mental atlet
SMPN 2 Ngamprah
Januari – Desember 2010


5
Mengikuti penataran pelatih/wasit
Meningkatkan kemampuan  pelatih / wasit
Pengcab/
Pengprop/
PB
Mei – Juni 2010


6
Latihan Gabungan Tim Sekolah Model OR SMPN 2 Ngamprah
Meningkatkan kebersamaan, soliditas, dan kebanggaan sebagai atlet SMPN 2 Ngamprah
SMPN 2 Ngamprah
Dan Tempat
Lain yang sesuai
Juni 2010


7
Try In dan Try Out
Meningkatkan pengalaman bertanding/ber-lomba dan mengevaluasi program yang telah dilaksanakan oleh pelatih


SMPN 2 Ngamprah, dan Sekolah yang ada di Kab. Bandung, Kota Bandung, dan Cimahi
Juni – Agustus 2010


8
Mengikuti Kejuaraan yang berhubungan dengan masing-masing cabang olahraga
Pencapaian prestasi dalam kegiatan pertandingan atau perlombaan
Kab. Bandung, Kota Bandung, Kota Cimahi dan sekitarnya
Maret – Desember 2010
(Insidental)


9
Evaluasi Program Kegiatan
Menilai tingkat keberhasilan pencapaian program Sekolah Model Olahraga SMPN 2 Ngamprah
SMPN 2 Ngamprah
Desember 2010








Tidak ada komentar:

Poskan Komentar